Terbaru

Download

Seleksi CPNS Diharapkan Dapat Menghasilkan CPNS/ASN Yang Cerdas Berkarakter

By On Februari 10, 2020

Seleksi CPNS Diharapkan Dapat Menghasilkan CPNS/ASN Yang Cerdas Berkarakter
Seleksi kompetensi dasar (SKD) merupakan ujian tahap pertama yang harus dilalui oleh peserta seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS), termasuk CPNS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). SKD terdiri dari 100 soal yang terdiri dari tiga jenis tes, yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (30 soal), Tes Intelegensia Umum (35 soal), dan Tes Karakteristik Pribadi (35 soal). Ketiga jenis tes tersebut bertujuan untuk menghasilkan aparatur negara yang cerdas dan berkarakter Pancasila.

Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) meliputi penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, dan bahasa Indonesia. Tes Intelegensia Umum (TIU) meliputi penilaian kemampuan verbal atau menyampaikan informasi lisan dan tulisan, kemampuan numerik, dan kemampuan figural. Tes Karakteristik Pribadi (TKP) meliputi penilaian tentang pelayanan publik, jejaring kerja, sosial budaya, teknologi informasi dan komunikasi, dan profesionalisme.

Memasuki hari keempat pelaksanaan SKD CPNS Kemendikbud, Panitia Pelaksana SKD Kemendikbud, Hanjar Basuki mengatakan, nilai yang diperoleh para peserta cukup tinggi dan melebihi nilai ambang batas yang ditetapkan.

“Saya harapkan peserta tetap semangat, karena kalau dilihat dari tren nilai yang sudah ikut SKD, rata-rata nilainya cukup bagus dibanding dengan tahun sebelumnya. Jadi mungkin pesannya supaya tetap senang, semangat, dan jangan lupa belajar terus,” ujar Hanjar di sela-sela pelaksanaan SKD di Kantor Pusat Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Salah satu peserta seleksi CPNS Kemendikbud, Nurul Amalia Putri mengatakan, kesulitan atau kemudahan dalam mengerjakan soal SKD tergantung pada diri masing-masing. “Alhamdulillah tadi dilancarkan,” ujar Nurul yang sudah dua kali mengikuti seleksi CPNS itu. Ia berhasil mendapatkan nilai SKD lebih dari 300, melebihi nilai ambang batas. Nilai tersebut langsung bisa dilihatnya usai mengerjakan soal-soal SKD yang menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test). Tujuannya mengikuti seleksi CPNS adalah agar bisa berkontribusi untuk negara. “ASN bisa jadi contoh untuk generasi muda Indonesia agar ikut aktif dalam kegiatan pemerintah,” tutur gadis berjilbab yang mendaftar untuk formasi Analis Kepegawaian itu.

Kepala BKN, Bima Haria Wibisana mengatakan, SKD merupakan tes dasar yang dilakukan untuk melihat kemampuan dasar peserta seleksi CPNS. Diharapkan, dari SKD ini dapat disaring calon aparatur sipil negara (ASN) yang cerdas. “Karena situasi globalnya sekarang sudah kompleks. Mereka harus hidup mengatasi masalah-masalah Indonesia di masa depan. Jadi kalau tidak cerdas akan sulit mereka melakukan pekerjaannya dan membantu negara ini jadi lebih makmur dan sejahtera. Kecerdasan itu kita lihat dari Tes Intelegensia Umum,” tutur Bima saat meninjau pelaksanaan SKD CPNS Kemendikbud di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Namun kecerdasan saja tidak cukup. Bima mengatakan, seleksi CPNS juga diharapkan dapat menghasilkan CPNS/ASN yang cocok memiliki karakter sebagai pelayan masyarakat. Hal itu dites melalui Tes Karakteristik Pribadi. “Nanti tetap harus ada diklat-diklat yang menunjang pembentukan karakter di kemudian hari. Tapi dr sisi awal saja kita bisa mengetahui karakternya pas tidak jadi PNS? Pas tidak melayani? Cukup sabar tidak dalam mendengar keluhan masyarakat? Ketahanan mentalnya bagaimana?,” ujarnya.

Kemudian melalui Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), peserta seleksi CPNS diuji karakternya dalam memahami keberagaman Indonesia. Menurut Bima, seorang ASN harus mampu melayani masyarakat dengan keberagaman yang tinggi. Itulah yang menjadi dasar mengapa TWK penting untuk dilaksanakan. “Kita bukan negara yang seragam, dan melayani keberagaman itu tidak mudah. Melayani orang Papua akan berbeda dengan melayani orang Aceh. Jadi pemahaman mereka akan keberagaman itu penting. Ternyata banyak yang gagal dari situ (TWK). Mereka pandai, cum laude, tapi wawasan kebangsaannya terbatas,” katanya. Karena itu Bima menekankan, dalam SKD, tiga jenis tes tersebut sangat penting untuk menjadi penilaian dasar dalam mencari CPNS yang cerdas berkarakter.

Demikian informasi tentang Seleksi CPNS Diharapkan Dapat Menghasilkan CPNS/ASN Yang Cerdas Berkarakter. Semoga bermanfaat...

sumber : https://www.kemdikbud.go.id

Wacana 4 Hari Kerja untuk ASN, Ini Jawaban KemenpanRB

By On Desember 18, 2019

Sehubungan dengan berita yang beredar terkait dengan wacana 4 hari kerja untuk ASN, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menegaskan bahwa pemerintah belum memiliki rencana memberlakukan hal tersebut.
Wacana 4 Hari Kerja untuk ASN

Saat ini, pemerintah justru berusaha meningkatkan kinerja ASN dengan menerapkan PP No.30/2019 tentang Penilaian Kinerja ASN salah satunya melalui Pilot Project Manajemen Kinerja PNS, yang dapat mempercepat penyusunan pedoman teknis PP No. 30/2019.
Wacana 4 Hari Kerja untuk ASN



Terdapat 7 instansi pusat dan 10 instansi daerah yang menjadi percontohan Pilot Project Manajemen Kinerja.

Jadi bagi teman-teman PNS lebih berhati-hati lagi ya terhadap berita yang beredar, pastikan bahwa berita yang kalian terima berasal dari sumber yang terpercaya.

Demikian informasi tentang Wacana 4 Hari Kerja Untuk ASN Semoga bermanfaat dan Terima Kasih.

sumber : https://twitter.com/kempanrb/

Hasil Seleksi Administrasi Penerimaan Guru dan Tenaga Kependidikan SILN 2019

By On Mei 26, 2019

Hasil Seleksi Administrasi Penerimaan Guru dan Tenaga Kependidikan SILN 2019
Pada kesempatan kali ini Blog Sigurma ingin memberikan informasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengenai sutrat pengumuman dengan nomor : 51414/A.A3/KP/2019 tentang Hasil Seleksi Administrasi Seleksi Bersama Penerimaan Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Indonesia Di Luar Negeri (SILN) Tahun 2019

Memperhatikan persyaratan Penerimaan Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) Tahun 2019 sebagaimana dinyatakan pada Pengumuman Nomor 34401/A.A3/KP/2019 tanggal 18 April 2019 tentang Seleksi Bersama Penerimaan Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Indonesia di Luar Negeri Tahun 2019, dengan ini kami umumkan daftar pelamar yang memenuhi syarat administrasi dan jadwal seleksi lanjutan. Daftar pelamar yang memenuhi syarat administrasi bisa cek di bawah.

TAHAPAN SELEKSI LANJUTAN
Berikut ini 3 Tahapan yang harus anda persiapkan terlebih dahulu berupa:
  1. Guru SILN, terdiri dari: Psikotes, Tes Uji Kemahiran Bahasa Indonesia (UKBI), Tes Kemampuan Bahasa inggris, Microteaching dan Wawancara.
  2. Tenaga Kependidikan, terdiri dari: Psikotes, Tes Uji Kemahiran Bahasa Indonesia (UKBI), Tes Kemampuan Bahasa Inggris, dan Wawancara.
  3. Pada saat wawancara: seluruh pelamar diminta memperkenalkan diri selama 1 menit dengan menggunakan Bahasa Inggris.
RENCANA PENJADWALAN
Seleksi lanjutan akan dilaksanakan pada:
hari Selasa s.d. Jumat
tanggal 25 s.d 28 Juni 2019
tempat Hotel GranDhika Iskandarsyah
Jalan lskandarsyah Raya, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
lapor masuk Selasa, 25 Juni 2019, pukul 12.00 WIB
pembukaan Selasa, 25 Juni 2019, pukul 14.30 WIB

PEMBERKASAN
  1. Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi wajib membawa kartu peserta dan berkas lamaran asli sebagaimana tercantum pada pengumuman Nomor 34401/A.A3/KP/2019 tanggal 18 April 2019 (angka 3 huruf c dan d) di laman http://mutasi.sdm.kemdikbud.go.id/siln
  2. Bagi seluruh pelamar yang dinyatakan lulus administrasi wajib membawa daftar ringkasan biodata diri yang dapat diunduh dengan cara login pada laman http://mutasi.sdm.kemdikbud.go.id/siln dan dicetak sebanyak 4 (empat) rangkap.
  3. Bagi seluruh pelamar yang dinyatakan lulus administrasi wajib mengisi form Critical Incident yang dapat diunduh dengan cara login pada laman http://mutasi.sdm.kemdikbud.go.id/siln. Selanjutnya form yang telah diisi dikirim melalui pos-el arakhusus@gmail.com dengan subjek: SILN KEMENDIKBUD_NAMA paling lambat 14 Juni 2019 pukul 12.00 WIB.
  4. Bagi pelamar calon Guru SILN wajib menyiapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan menyerahkan softcopy RPP melalui pos-el mutasi.jpta@kemdikbud.go.id paling lambat 14 Juni 2019 pukul 12.00 WIB dan menyerahkan hardcopy RPP pada saat pelaksanaan seleksi sebanyak 2 (dua) rangkap.
PENENTUAN KELULUSAN
  1. Penetapan/keputusan Seleksi Bersama Penerimaan Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Indonesia di Luar Negeri Tahun 2019 bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
  2. Bagi pelamar yang telah dinyatakan lulus administrasi wajib melakukan konfirmasi kehadiran untuk mengikuti seleksi lanjutan dengan login melalui laman pendaftaran http://mutasi.sdm.kemdikbud.go.id/siln paling lambat 31 Mei 2019 pukul 24.00 WIB.
  3. Bagi pelamar yang tidak hadir pada jadwal sebagaimana yang telah ditetapkan, tidak dapat mengikuti seleksi lanjutan dan dianggap mengundurkan diri dari proses seleksi.
  4. Pelamar tidak dipungut biaya apapun. Pelamar dimohon tidak terpancing oleh tawaran dari oknum/pihak manapun yang mengaku dapat membantu pelamar dapat diterima sebagai Guru/Tenaga Kependidikan Sekolah Indonesia di Luar Negeri.
KETENTUAN LAIN
  1. Setiap pelamar wajib mematuhi dan mengikuti seluruh ketentuan yang ditetapkan.
  2. Panitia menanggung akomodasi dan konsumsi selama berlangsungnya seleksi. Sedangkan biaya perjalanan pergi-pulang menjadi tanggung jawab pelamar.
  3. Apabila dikemudian hari pelamar terbukti memberikan data yang tidak sesuai dengan fakta atau melakukan manipulasi data baik pada setiap tahapan seleksi maupun setelah diangkat menjadi Guru/Tenaga Kependidikan Sekolah Indonesia di Luar Negeri maka kelulusan yang bersangkutan dinyatakan batal dan diberhentikan sebagai Guru/Tenaga Kependidikan Sekolah Indonesia di Luar Negeri.
  4. Apabila pelamar telah dinyatakan lulus tetapi tidak menyampaikan kelengkapan berkas untuk penetapan sebagai Guru/Tenaga Kependidikan Sekolah Indonesia di luar negeri sampai batas waktu yang ditentukan, maka kelulusan yang bersangkutan dinyatakan batal dan/atau yang bersangkutan dianggap mengundurkan diri.
  5. Panitia Seleksi dapat merekomendasikan pelamar untuk ditugaskan pada Sekolah Indonesia di luar formasi yang dilamar.
  6. Panitia Seleksi tidak melayani komunikasi dengan pelamar dalam bentuk apapun. Pelamar diharapkan selalu memantau perkembangan informasi yang diumumkan pada laman http://mutasi.sdm.kemdikbud.go.id/siln
Segala kerugian akibat kelalaian tidak memantau perkembangan informasi yang diumumkan menjadi tanggung jawab pelamar.

Download Daftar Pelamar Yang Memenuhi Syarat Administrasi SILN

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Hasil Seleksi Administrasi, Penerimaan Guru dan Tenaga Kependidikan SILN Silahkan Download Berikut ini

Hasil Seleksi Administrasi Penerimaan Guru dan Tenaga Kependidikan SILN Tahun2019

Demikianlah artikel tentang, Hasil Seleksi Administrasi Seleksi Bersama Penerimaan Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Indonesia Di Luar Negeri (SILN) Tahun 2019. Semoga bermanfaat..

Kemenag Buka Seleksi Calon Mahasiswa ke Mesir, Sudan dan Maroko

By On Mei 23, 2019

Kemenag Buka Seleksi Calon Mahasiswa ke Mesir, Sudan dan Maroko
Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam membuka seleksi calon mahasiswa Indonesia ke Mesir, Sudan, dan Maroko. Seleksi ini berlaku untuk menjaring mahasiswa beasiswa maupun non beasiswa.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam, Arskal Salim mengatakan, penjaringan mahasiswa atau seleksi ini dilakukan karena tingginya minat pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi ke sejumlah Negara di Timur Tengah, seperti Mesir, Sudan, dan Maroko.

“Kemenag ingin memfasilitasi pelajar yang memenuhi syarat dan ingin melanjutkan kuliah ke Timur Tengah,” ujar Arskal Salim di Jakarta, Jumat (10/5).

Menurut Arskal, langkah Kemenag dalam seleksi ini adalah menyaring para lulusan Madrasah Aliyah, Pondok Pesantren dan yang sederajat, yang memiliki kemampuan dan minat kuat untuk melanjutkan studi ke luar negeri, khususnya Timur Tengah. 

“Kemenag akan menentukan calon peserta yang akan melanjutkan studi ke Mesir, Sudan, dan Maroko dengan jalur beasiswa maupun non beasiswa,” ujar

Dijelaskan Arskal, pelajar yang ingin melajutkan kuliah ke Timur Tengah jalur Kemenag harus mendaftar ke Pusat Bahasa UIN Sunan Ampel Surabaya melalui link http:bit.ly/pendaftaranTimurTengah2019 paling lambat hari Sabtu, 1 Juni 2019 jam 15.00 WIB.

“Seleksi akan dilaksanakan secara online pada tanggal 15 atau 16 Juni 2019 jam 08.00 sampai selesai. Sedangkan untuk pengumumanannya akan di umumkan pada 22 Juni 2019 melalui website www.diktis.kemenag.go.id,” ujar Arskal.

Semua yang menyangkut pengumunan seleksi calon mahasiswa ke Timur Tengah akan di umumkan melalui website www.diktis.kemenag.go.id. Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap dapat menghubungi panitia melalui email: seksi.kerjasamadiktis@kemenag.go.id.

Sumber : https://kemenag.go.id

Beasiswa S2  Calon Pengawas PAI Bagi Guru PAI Yang Berstatus PNS dari Kemenag

By On Mei 23, 2019

Beasiswa S2  Calon Pengawas PAI Bagi Guru PAI Yang Berstatus PNS dari Kemenag
Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Agama Islam membuka pendaftaran beasiswa S2 calon pengawas PAI bagi guru PAI yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pelaksanaan rekrutmen beasiswa S2 calon pengawas sudah dimulai sejak 15 April 2019 lalu.

Sekretaris Ditjen Pendis, Imam Safei, memaparkan bahwa peningkatan kualifikasi calon pengawas PAI merupakan langkah awal persiapan pengangkatan pengawas yang sedang disiapkan untuk memenuhi jumlah kebutuhan pengawas.

“Data kekurangan guru setiap tahun terus meningkat. Hampir dua tahun sejak 2017 usulan pengawas tidak kita tangani, karena kondisi kekurangan guru dan pengawas sama-sama dibutuhkan. Tahun ini baru kita siapkan peralihan guru ke pengawas,” jelas Imam pada kegiatan Focus Grup Giscussion Pengelolaan Beasiswa S2 GPAI Calon Pengawas di Bogor, Kamis (16/05).

Imam melanjutkan bahwa pengawas adalah karir tertinggi seorang guru. Untuk itu, perlu dimatangkan persiapannya sehingga pengangkatan pengawas nantinya akan memiliki kualitas yang baik.

“Karir guru adalah kepala sekolah dan pengawas. Karena pengawas adalah karir tertinggi maka perlu kita siapkan. Di samping punya pengalaman praktis secara berjenjang, kita harapkan juga jenjang pendidikan pengawas lebih tinggi daripada guru,” terang Imam.

Imam optimis bahwa pelaksanaan program beasiswa S2 calon pengawas ini akan menjadi program berkelanjutan dan dapat memberikan kuota penerima beasiswa yang lebih banyak. 

“Kuota penerima beasiswa saat ini ada 45 orang. Mudah-mudahan nanti kita tangani serius bisa terus berkembang dan menjadi kebijakan-kebijakan. Konsen pemerintah yang ingin mengembangkan Sumber Daya Manusia akan kita yakinkan juga dengan posisi pengawas, karena posisi pengawas yang paling menentukan di sekolah,” paparnya.

Kasubdit PAI pada SMP/SMPLB, Rahmawati, menjelaskan jadwal pelaksanaan program beasiswa S2 calon pengawas ini dimulai pada April hingga Juli. Pelaksanaan pembelajaran penerima beasiswa dimulai pada September 2019.

“Pendaftaran online kita mulai dari tanggal 15 April – 20 Juni 2019. Selanjutnya pelaksanaan seleksi administrasi pada 25 - 26 Juni 2019 dan seleksi akademik pada 8 - 9 Juli 2019. Kemudian perkuliahan semester ganjil akan dimulai pada tanggal 1 September 2019,” jelas Rahma.

Direktur Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung Agus Salim Mansyur  yang ditunjuk sebagai penyelenggara pelaksanaan studi menyambut baik kerja sama ini dan berharap program beasiswa ini menghasilkan  supervisor PAI yang bermutu.

Sumber : https://kemenag.go.id