Terbaru

Download

Jadwal dan Cara Pendaftaran Beasiswa Unggulan Kemdikbud Tahun 2020

By On September 22, 2020

Inilah Jadwal, Syarat dan Cara Daftar Beasiswa Unggulan Kemdikbud 2020
Dalam upaya meningkatan kemampuan dan kompetensi sumber daya manusia Indonesia, Pemerintah bersama lembaga lainnya yang sah memberikan beasiswa kepada putra-putri terbaik Indonesia untuk mengikuti pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, atau melakukan suatu kegiatan atau berkarya dibidang yang diakui.

Dengan adanya pemberian beasiswa ini, diharapkan dapat mempercepat pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui sumberdaya manusia yang berkualitas. Beasiswa yang dimaksud adalah Beasiswa Unggulan.

Beasiswa Unggulan adalah beasiswa yang diberikan oleh Kemdikbud kepada berbagai kalangan seperti pelajar, mahasiswa, guru, pegawai negeri/karyawan swasta, dan kalangan lainya yang berprestasi serta memenuhi persyaratan dan ketentuan yang berlaku.

Beasiswa Unggulan ini memiliki banyak sasaran diantaranya yaitu :

  • Peraih medali olimpiade internasional;
  • Juara tingkat regional, nasional, dan internasional bidang sains, teknologi, seni budaya, dan olah raga;
  • Guru berprestasi dalam berbagai bidang;
  • Pegawai negeri / karyawan swasta yang berprestasi dan mendapatkan persetujuan dan diusulkan oleh atasannya.
  • Perorangan berprestasi yang diusulkan dan disetujui suatu lembaga.
  • Mahasiswa

Dari penjelasan di atas, maka dapat diketahui bahwa banyak sekali sasaran dari beasiswa unggulan ini, baik dari kalangan pelajar, mahasiswa, guru, PNS ataupun karyawan swasta, dan lain-lain.

Melihat banyaknya sasaran dari beasiswa unggulan ini, maka beasiswa yang disalurkan juga bermacam-macam jenisnya. Berikut informasinya.

Jenis-Jenis Beasiswa Unggulan


1. Beasiswa Masyarakat Berprestasi 

Beasiswa Masyarakat Berprestasi diperuntukan bagi mahasiswa untuk melanjutkan studi pada jenjang pendidikan Sarjana (S1), Magister (S2), dan atau Doktor (S3) pada perguruan tinggi minimum terakreditasi B dan program studi terakreditasi A.

2. Beasiswa Pegawai Kemendikbud 

Beasiswa yang satu ini diperuntukkan bagi Pegawai Kemendikbud yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 atau S3 dengan tujuan Pembinaan Karir Pegawai.

3. Beasiswa Mahasiswa Asing 

Beasiswa ini ditujukan untuk Mahasiswa jenjang pendidikan master (S2) dan doctoral (S3) di Indonesia dan bisa berkomunikasi menggunakan Bahasa Indonesia pada bidang pendidikan Bahasa Indonesia, Seni dan Budaya.

4. Beasiswa Unggulan Guru Cimb Niaga 

Program Beasiswa Unggulan Guru CIMB Niaga adalah program beasiswa kerjasama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Bank CIMB Niaga yang bertujuan untuk Mencerdaskan Kehidupan Bangsa Melalui Peningkatan Kualitas dan Profesionalitas Guru.

Program Beasiswa Unggulan Guru CIMB Niaga diperuntukan bagi Guru untuk melanjutkan studi pada jenjang pendidikan Magister (S2) pada Universitas Padjadjaran, Universitas Gajah Mada dan Universitas Hasanuddin dengan program studi terakreditasi A pada Fakultas Ekonomi.

5. Beasiswa Bantuan (Non-Degree) 

Pemberian bantuan beasiswa yang digunakan bagi peneliti, penulis, pencipta, seniman / budayawan, wartawan, olahragawan, tokoh serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sesuai aktivitas dan kreativitas yang dilaksanakan.


Para peserta diwajibkan mendaftar secara online di website resmi Beasiswa Unggulan di alamat beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id . Bagi peserta yang mendaftar dengan mengirimkan berkas, juga diwajibkan mendaftar secara online.

Syarat Beasiswa Unggulan Kemdikbud 2020

Persyaratan Umum:

  • Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi tingkat internasional dan/atau nasional;
  • Mendapatkan rekomendasi dari institusi terkait;
  • Tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain; dan
  • Diterima pada perguruan tinggi terakreditasi. 

Persyaratan Khusus Program Sarjana:

  • Memiliki usia paling tinggi 22 tahun;
  • Mengisi nilai Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) bagi siswa lulusan dalam negeri;
  • Bagi mahasiswa pada jenjang pendidikan S1 yang sedang menempuh perkuliahan memiliki nilai IPK minimal 3.25 pada skala 4.00; dan
  • Karya tulis berupa essay/karangan menggunakan Bahasa Indonesia, dengan ketentuan: (a). Judul/tema: “Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia”; dan (b). Essay/karangan ditulis sebanyak 3-5 halaman pada kertas ukuran A4 dengan format huruf Times New Roman ukuran huruf 12 dengan spasi 1.5 lines. 

Syarat Khusus Program Magister:

  • Berusia paling tinggi 32 tahun;
  • Surat keterangan lulus/Letter of Acceptance (LoA) Unconditional bagi mahasiswa yang baru diterima pada perguruan tinggi dengan akreditasi institusi minimal B atau surat keterangan aktif kuliah dari dekan atau direktur pasca bagi mahasiswa on-going pada perguruan tinggi dengan akreditasi institusi minimal B;
  • Memiliki nilai IPK S1 minimal 3.25 pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going;
  • diutamakan bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan Bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP 500/IBT 61 atau IELTS 5,5; dan
  • Membuat proposal rencana studi yang berisi alasan mengambil program studi yang dipilih dan rencana penelitian tugas akhir (tesis). 

Syarat Khusus Program Doktoral:

  • Berusia paling tinggi 40 tahun;
  • Surat keterangan lulus/Letter of Acceptance (LoA) Unconditional bagi mahasiswa yang baru diterima pada perguruan tinggi dengan akreditasi institusi minimal B atau surat keterangan aktif kuliah dari dekan atau direktur pasca bagi mahasiswa on-going pada perguruan tinggi dengan akreditasi institusi minimal B;
  • memiliki nilai IPK S2 minimal 3.40 pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going;
  • diutamakan bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan Bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP 500/IBT 61 atau IELTS 5,5; dan
  • membuat proposal rencana studi yang berisi alasan mengambil program studi yang dipilih dan rencana penelitian tugas akhir (disertasi).

Syarat Kelengkapan Berkas Beasiswa Unggulan Kemdikbud

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP);
  • Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going);
  • LoA Unconditional (Untuk On-Going ganti dengan surat tanda aktif kuliah);
  • Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (Khusus On-Going);
  • ljazah dan transkrip nilai terakhir;
  • Sertifikat TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS untuk S1 tidak diwajibkan);
  • Proposal rencana studi (rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam skripsi/tesis/disertasi, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan bagaimana implementasi hasil studi di masyarakat);
  • Surat rekomendasi dari civitas akademik atau institusi terkait (download format di sini);
  • Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain (download format di sini);
  • Sertifikat prestasi minimal tingkat kabupaten;
  • Essay menggunakan Bahasa Indonesia dengan judul: "Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia" ditulis sebanyak 3-5 halaman pada kertas A4 dengan format huruf Times New Roman ukuran huruf 12 dengan spasi 1.5 lines.


Alur Pendaftaran Beasiswa Unggulan Kemdikbud


Pendaftaran Beasiswa Unggulan Kemdikbud ini dilakukan secara online dengan alur seperti berikut ini.

  1. Buka alamat buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id
  2. Bagi yang belum memiliki aku login, silahkan mendaftar terlebih dahulu dengan mengisi data-data sesuai formulir pendaftaran online yang tersedia berupa : nama lengkap, no. KTP, tempat lahir, tanggal lahir, jenis kelamin, asal, email, dan password.
  3. Setelah mengisi data-data di atas, selanjutnya klik tombol “daftar”
  4. Kemudian anda akan mendapatkan konfirmasi bahwa email dan password anda telah aktif.
  5. Anda dapat menggunakan email dan password untuk login kembali ke alamat buonline.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id lalu melakukan pengisian data secara lengkap dan benar hingga selesai.


Jadwal Pendaftaran Beasiswa Unggulan Kemdikbud


Pendaftaran Beasiswa Unggulan ini dibuka di sepanjang tahun. Jadi anda bisa melakukan pendaftaran kapanpun namun harus tetap mengupdate informasi di web ini atau bisa langsung di website resmi Beasiswa Unggulan Kemdikbud.

Demikianlah informasi mengenai Pendaftaran Beasiswa Unggulan Kemdikbud. Semoga bermanfaat...

Program Beasiswa S2 Dalam Negeri Kementerian Kominfo Tahun 2020

By On Maret 07, 2020

Program Beasiswa S2 Dalam Negeri Kementerian Kominfo Tahun 2020
Guna meningkatkan kualitas dan profesionalisme aparatur pemerintah, baik pusat maupun daerah dalam pengembangan e-government dan peran Government Public Relations, Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan Program Beasiswa S2 Dalam Negeri Bidang Komunikasi dan Informatika.

Program Beasiswa itu menawarkan bidang kekhususan S2 Ilmu Komunikasi, S2 Pengelola Teknologi Informasi dan Komunikasi Pemerintahan, dan S2 Keamanan Informasi. Program Beasiswa S2 telah dilaksanakan sejak tahun 2007, bekerja sama dengan mitra perguruan tinggi negeri yaitu Universitas Sumatera Utara, Universitas Andalas, Universitas Indonesia, Universitas Negeri Sebelas Maret, Universitas Airlangga, Universitas Hasanuddin, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, dan Institut Teknologi Sepuluh November.

Pada Tahun 2020 ini, Kementerian Kominfo kembali akan membuka pendaftaran untuk Program Beasiswa S2 bagi aparatur pemerintah pusat maupun daerah termasuk TNI dan POLRI. Tahun ini juga terbuka untuk umum.
Program Beasiswa S2 Dalam Negeri Kementerian Kominfo Tahun 2020

Cost-sharing

Program Beasiswa S2 dilaksanakan dengan skema cost-sharing dengan pemerintah pusat/daerah/satuan kerja asal penerima beasiswa. Kementerian Kominfo akan menanggung biaya pendidikan yang besarnya sesuai dengan SPP yang telah ditetapkan oleh masing-masing Perguruan Tinggi selama masa studi normal serta bantuan Biaya Operasional sebesar Rp. 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah) per bulan kepada setiap penerima beasiswa.

Pemerintah pusat/daerah/satuan kerja asal penerima beasiswa akan menanggung biaya-biaya lainnya yang diperbolehkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku selama masa studi berlangsung.

Keterangan terkait jadwal pendaftaran, prosedur pendaftaran, dan seleksi Program Beasiswa lebih lanjut dapat dilihat pada situs web resmi masing-masing Perguruan Tinggi. Informasi terkait penyelenggaraan Program Beasiswa dapat menghubungi Tim Pengembangan SDM melalui email beasiswadn@kominfo.go.id atau dapat mengajukan pertanyaan langsung ke Helpdesk: 0857-6000-8994.

Lampiran:

Demikian informasi mengenai Program Beasiswa S2 Dalam Negeri Kementerian Kominfo Tahun 2020. Semoga bermanfaat..

sumber : https://kominfo.go.id/

Info Pendaftaran Pembukaan Beasiswa Penuh S1 di 6 Universitas BUMN

By On Mei 26, 2019

Pembukaan Pendaftaran Beasiswa Penuh S1 di 6 Universitas BUMN
Beasiswa APERTI BUMN adalah beasiswa yang diselenggarakan oleh Aliansi Perguruan Tinggi (APERTI) BUMN.

Bagi siswa lulusan SMA/SMK dan sederajat yang sedang mencari beasiswa melanjutkan ke perguruan tinggi, Aperti (Aliansi Perguruan Tinggi) BUMN memberikan beasiswa penuh S1 melalui program Beasiswa Aperti BUMN 2019.

Calon penerima beasiswa dapat memilih di antara 6 pendidikan tinggi yang menjadi anggota Aperti BUMN:

1. Sekolah Tinggi Teknik PLN (STT PLN)
2. Universitas Pertamina (UP)
3. Telkom University (TEL-U)
4. Sekolah Tinggi Manajemen Logistik (Stimlog)
5. Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI)
6. Politeknik POS (Poltek POS)
aperti bumn

Program beasiswa ini bersifat full scholarship. Seluruh peserta yang lulus seleksi beasiswa Aperti ini akan mendapatkan pembiayaan pendidikan hingga lulus dengan mengikuti ketentuan yang berlaku di masing-masing pendidikan tinggi Aperti. Salah satu kelebihan yang sama-sama dimiliki perguruan tinggi yang tergabung dalam Aperti BUMN adalah dekat dengan industri. Hal inilah yang memungkinkan anggotanya mengimplementasikan konsep Triple Helix (akademis, dunia usaha, dan pemerintah) secara bersama-sama.

Jadwal pendaftaran
  1. Pendaftaran dibuka mulai 1 Mei 2019 sampai 14 Juni 2019.
  2. Pengunggahan berkas dilakukan mulai 1 Mei 2019 sampai 14 Juni 2019.
  3. Pengumuman hasil seleksi administrasi diumumkan pada18 Juni 2019 pukul 14.00 WIB.
  4. Seleksi tes online (serentak) akan dilaksanakan 20 Juni 2019 pukul 09.00-12.00 WIB.
  5. Pengumuman hasil seleksi tes online beasiswa pada 27 Juni 2019 pukul 14.00 WIB.
  6. Seleksi wawancara akan dilakukan pada 1-5 Juli 2019.
  7. Hasil seleksi final atau pengumuman kelulusan akan diumumkan 11 Juli 2019.
Syarat beasiswa
  1. Siswa SMA/SMK/MA lulusan tahun 2018 atau 2019.
  2. Memiliki nilai rapor semester I hingga IV. 3. Peserta dapat memilih 3 program studi di 1 pendidikan tinggi.
  3. Berkas pendaftaran diunggah secara online paling lambat 14 Juni 2019
Tahapan pendaftaran
  1. Calon penerima beasiswa dapat melakukan pendaftaran melalui tautan https://beasiswa.apertibumn.id/
  2. Bila belum memiliki akun, peserta akan diminta untuk membuat akun terlebih dahulu dengan mendaftarkan alamat email aktivasi dan sandi masuk.
  3. Peserta selanjutnya akan diminta mengisi data diri secara daring.
  4. Kemudian peserta diminta memilih 1 institusi pendidikan yang tergabung dalam Aperti BUMN dan 3 pilihan program studi.
  5. Langkah selanjutnya peserta mengunggah dokumen persyaratan. Informasi lebih lanjut mengenai Program Beasiswa Aperti BUMN dapat menghubungi: Kantor Pusat di kompleks Universitas Pertamina, Jalan Teuku Nyak Arief, Simprug, Kebayoran Lama, Jakarta, Indonesia, Gedung Bangkit Lt Dasar atau melalui alamat email infobeasiswa@aperti.id serta tautan laman resmi: https://beasiswa.apertibumn.id/

Kemenag Buka Seleksi Calon Mahasiswa ke Mesir, Sudan dan Maroko

By On Mei 23, 2019

Kemenag Buka Seleksi Calon Mahasiswa ke Mesir, Sudan dan Maroko
Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam membuka seleksi calon mahasiswa Indonesia ke Mesir, Sudan, dan Maroko. Seleksi ini berlaku untuk menjaring mahasiswa beasiswa maupun non beasiswa.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam, Arskal Salim mengatakan, penjaringan mahasiswa atau seleksi ini dilakukan karena tingginya minat pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi ke sejumlah Negara di Timur Tengah, seperti Mesir, Sudan, dan Maroko.

“Kemenag ingin memfasilitasi pelajar yang memenuhi syarat dan ingin melanjutkan kuliah ke Timur Tengah,” ujar Arskal Salim di Jakarta, Jumat (10/5).

Menurut Arskal, langkah Kemenag dalam seleksi ini adalah menyaring para lulusan Madrasah Aliyah, Pondok Pesantren dan yang sederajat, yang memiliki kemampuan dan minat kuat untuk melanjutkan studi ke luar negeri, khususnya Timur Tengah. 

“Kemenag akan menentukan calon peserta yang akan melanjutkan studi ke Mesir, Sudan, dan Maroko dengan jalur beasiswa maupun non beasiswa,” ujar

Dijelaskan Arskal, pelajar yang ingin melajutkan kuliah ke Timur Tengah jalur Kemenag harus mendaftar ke Pusat Bahasa UIN Sunan Ampel Surabaya melalui link http:bit.ly/pendaftaranTimurTengah2019 paling lambat hari Sabtu, 1 Juni 2019 jam 15.00 WIB.

“Seleksi akan dilaksanakan secara online pada tanggal 15 atau 16 Juni 2019 jam 08.00 sampai selesai. Sedangkan untuk pengumumanannya akan di umumkan pada 22 Juni 2019 melalui website www.diktis.kemenag.go.id,” ujar Arskal.

Semua yang menyangkut pengumunan seleksi calon mahasiswa ke Timur Tengah akan di umumkan melalui website www.diktis.kemenag.go.id. Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap dapat menghubungi panitia melalui email: seksi.kerjasamadiktis@kemenag.go.id.

Sumber : https://kemenag.go.id

Beasiswa S2  Calon Pengawas PAI Bagi Guru PAI Yang Berstatus PNS dari Kemenag

By On Mei 23, 2019

Beasiswa S2  Calon Pengawas PAI Bagi Guru PAI Yang Berstatus PNS dari Kemenag
Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Agama Islam membuka pendaftaran beasiswa S2 calon pengawas PAI bagi guru PAI yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pelaksanaan rekrutmen beasiswa S2 calon pengawas sudah dimulai sejak 15 April 2019 lalu.

Sekretaris Ditjen Pendis, Imam Safei, memaparkan bahwa peningkatan kualifikasi calon pengawas PAI merupakan langkah awal persiapan pengangkatan pengawas yang sedang disiapkan untuk memenuhi jumlah kebutuhan pengawas.

“Data kekurangan guru setiap tahun terus meningkat. Hampir dua tahun sejak 2017 usulan pengawas tidak kita tangani, karena kondisi kekurangan guru dan pengawas sama-sama dibutuhkan. Tahun ini baru kita siapkan peralihan guru ke pengawas,” jelas Imam pada kegiatan Focus Grup Giscussion Pengelolaan Beasiswa S2 GPAI Calon Pengawas di Bogor, Kamis (16/05).

Imam melanjutkan bahwa pengawas adalah karir tertinggi seorang guru. Untuk itu, perlu dimatangkan persiapannya sehingga pengangkatan pengawas nantinya akan memiliki kualitas yang baik.

“Karir guru adalah kepala sekolah dan pengawas. Karena pengawas adalah karir tertinggi maka perlu kita siapkan. Di samping punya pengalaman praktis secara berjenjang, kita harapkan juga jenjang pendidikan pengawas lebih tinggi daripada guru,” terang Imam.

Imam optimis bahwa pelaksanaan program beasiswa S2 calon pengawas ini akan menjadi program berkelanjutan dan dapat memberikan kuota penerima beasiswa yang lebih banyak. 

“Kuota penerima beasiswa saat ini ada 45 orang. Mudah-mudahan nanti kita tangani serius bisa terus berkembang dan menjadi kebijakan-kebijakan. Konsen pemerintah yang ingin mengembangkan Sumber Daya Manusia akan kita yakinkan juga dengan posisi pengawas, karena posisi pengawas yang paling menentukan di sekolah,” paparnya.

Kasubdit PAI pada SMP/SMPLB, Rahmawati, menjelaskan jadwal pelaksanaan program beasiswa S2 calon pengawas ini dimulai pada April hingga Juli. Pelaksanaan pembelajaran penerima beasiswa dimulai pada September 2019.

“Pendaftaran online kita mulai dari tanggal 15 April – 20 Juni 2019. Selanjutnya pelaksanaan seleksi administrasi pada 25 - 26 Juni 2019 dan seleksi akademik pada 8 - 9 Juli 2019. Kemudian perkuliahan semester ganjil akan dimulai pada tanggal 1 September 2019,” jelas Rahma.

Direktur Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung Agus Salim Mansyur  yang ditunjuk sebagai penyelenggara pelaksanaan studi menyambut baik kerja sama ini dan berharap program beasiswa ini menghasilkan  supervisor PAI yang bermutu.

Sumber : https://kemenag.go.id

Info Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Tahun 2018

By On Maret 17, 2018

Kabar gembira buat adik-adik santri di seluruh Indonesia, pasalnya Kementerian Agama kembali membuka Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB). Pendaftaran PBSB tahun 2018 ini mulai dibuka pada Kamis (15/03) besok. Pendaftaran akan dibuka selama sebulan hingga 15 April 2018.

Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin mengatakan, PBSB sudah bergulir sejak tahun 2005. Program ini menjadi salah satu upaya Pemerintah melalui Kementerian Agama untuk memperluas akses bagi santri berprestasi untuk bisa kuliah di sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Bidang yang digeluti juga beragam, antara lain: ilmu kedokteran, kesehatan, farmasi, keperawatan, ilmu murni (Matematika, Fisika, Biologi, Kimia), teknik industri, teknik sipil, teknik mesin, teknologi informasi, teknik perkapalan, pertanian, agribisnis, ilmu agama Islam (Islamic Studies), seni dan desain, hingga bahasa dan ilmu pengetahuan budaya. Dari situ, kiprah alumni pesantren dalam pembangunan di masa mendatang lebih variatif, tidak hanya pada aspek pendidikan agama dan keagamaan.

pbsb 2018

“PBSB sekaligus menjadi bentuk kehadiran negara dalam mengapresiasi kontribusi pesantren dalam mengisi kemerdekaan. Apalagi, pesantren sudah menjadi sumber mata air keilmuan sejak abad 14, sebelum Belanda menjajah,” ujar Kamaruddin di Jakarta.

“Program ini sudah berjalan lebih sepuluh tahun. Faktanya, para santri saat diberi kesempatan, mereka terbukti tidak kalah dengan siswa lain. Prestasi mereka di perguruan tinggi sangat gemilang. Sebagian sudah menjadi professional pada bidangnya, mulai dokter, pendidik, teknokrat, ahli gizi, dan lainnya. Sebagian sedang melanjutkan belajar di sejumlah perguruan tinggi ternama di luar negeri,” sambungnya.

Sejak 2005, lanjut Kamaruddin, total sudah ada 4.276 santri penerima beasiswa PBSB. Sebanyak 3.428 santri sudah lulusan sarjana dan berhidmat pada beragam profesi, sedang 848 santri lainnya, masih menjalani kuliah.

“Para santri PBSB diharapkan menjadi generasi tangguh, tonggak keberlanjutan pesantren. Mereka diharapkan menjadi ilmuwan-santri moderat yang kelak akan menempati posisi-posisi penting di negeri ini. PBSB juga sejalan dengan upaya menjadikan Indonesia sebagai destinasi pendidikan Islam dunia,” tutur Kamaruddin.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Ahmad Zayadi mengatakan bahwa masa pendaftaran calon peserta PBSB tahun ini sedianya akan dibuka pada 28 Maret 2018. Rencana itu dimajukan menjadi tanggal 15 Maret 2018 berdasarkan hasil diskusi bersama dengan Perguruan Tinggi Mitra (PTM).

“Masa pendaftaran calon peserta PBSB dibuka selama satu bulan. Setelah itu masih ada proses verifikasi data dan pelaksanaan seleksinya. Pelaksanaan seleksi PBSB dijadwalkan pada awal bulan puasa. Jadi kita menghindari pelaksanaan seleksi mendekati Idul Fitri,” jelas Ahmad Zayadi.

Zayadi menambahkan, kuota beasiswa PBSB tahun ini berjumlah 290 dan tersebar di 14 PTM. Keempat belas PTM tersebut terdiri dari tujuh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), yaitu:  UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (menjalin kemitraan PBSB sejak 2005), UIN Sunan Ampel Surabaya (2006), UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (2007), UIN Walisongo Semarang (2007), UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (2009), UIN Sunan Gunung Djati Bandung (2013), dan UIN Alauddin Makassar (2016).

Tujuh PTM lainnya adalah perguruan tinggi umum, yaitu: Institut Pertanian Bogor (menjalin kemitraan PBSB sejak 2005), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya (2006), Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta (2006), Universitas Airlangga (Unair) Surabaya (2007), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung (2010), Universitas Cendrawasih (Uncen) Jayapura (2016), dan Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Jakarta (2018).

“Selain mendapat biaya perkuliahan, para santri yang lolos seleksi PBSB ini nantinya akan mendapat insentif bulanan serta dana pembinaan,” ujar Zayadi.

Berbeda dengan sebelumnya, beasiswa PBSB tahun ini hanya akan diberikan khusus kepada madrasah aliyah swasta yang berada di pesantren. “Dua tahun lalu, akses terhadap program ini juga diberikan kepada santri pondok pesantren yang belajar di MAN. Tahun ini, beasiswa khusus diberikan kepada santri yang belajar di MA swasta milik pesantren,” tegasnya.

Saat kali pertama dibuka pada 2005, PBSB hanya merekrut 33 santri. Jumlah ini secara berturut meningkat menjadi 177 santri (2006), 381 santri (2007), dan 442 santri (2008). Sempat turun menjadi menjadi 342 santri (2009), kuota PBSB kembali naik menjadi 675 santri (2010).

Sejak tahun 2011, kuota PBSB terus turun menjadi 552 santri, 337 santri (2012), dan 163 santri (2013). Pada tahun 2014, kembali naik menjadi 359 santri, lalu 515 santri di 2015. Kuota PBSB kembali turun pada 2016 menjadi 143 santri dan 157 santri di 2017. “Tahun ini, kuota PBSB adalah 290 santri,” tegasnya.

Teknis Seleksi

Kepala Subdit Pendidikan Pesantren Basnang Said menjelaskan bahwa pendaftaran PBSB akan dilakukan secara online dan offline. Pendaftaran offline hanya diperuntukan bagi santri di kawasan Indonesia Timur. Adapun persyaratan khusus mendaftar PBSB adalah sebagai berikut:
  1. Santri merupakan lulusan Madrasah Aliyah swasta milik pondok pesantren, atau pondok pesantren muadalah, atau pondok pesantren salafiyah; 
  2. Santri telah mukim (tinggal) di pesantren minimal selama 3 tahun terakhir; dan 
  3. Santri telah mendapatkan rekomendasi dari pimpinan pondok pesantren.
Kepada para santri yang akan mendaftar, Basnang mengingatkan untuk teliti dan cermat dalam mengisi form pendaftaran serta menentukan pilihan jurusan dan perguruan tinggi. Peserta diminta membaca terlebih dahulu ketentuan dalam petunjuk teknis PBSB.

Menurut Basnang, ada beberapa perguruan tinggi yang menetapkan persyaratan khusus tambahan, misalnya: persyaratan tidak buta warna pada beberapa prodi, tinggi badan minimal 155cm pada prodi Keperawatan, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, hafalan Alquran minimal 3 juz di UIN Bandung serta 10 juz di UIN Malang dan UIN Yogyakarta. Bahkan, untuk pilihan Prodi Ilmu Hadits, UIN Yogyakarta mensyaratkan hafal 100 Hadits.

Seleksi PBSB menggunakan Computer Based Test (CBT). Jadwal serta lokasi pelaksanaan ditentukan oleh Kanwil Kemenag Provinsi, kecuali untuk pilihan prodi di UNAIR Surabaya. Menurut Basnang, pihak UNAIR menetapkan bahwa pelaksanaan seleksi dilakukan di kampus UNAIR Surabaya, bukan pada wilayah masing-masing seperti pada pilihan prodi lainnya. Biaya transportasi dan akomodasi selama proses seleksi di UNAIR juga ditanggung oleh masing-masing santri.

“Semua persyaratan khusus tambahan ini merupakan ketetapan Perguruan Tinggi. Sebelum mendaftar, kami minta para santri memahami petunjuk teknis pelaksanaan PBSB pada situs resmi Kemenag, Ditpdpontren, dan PBSB,” tutup Basnang.

Tes CBT dibagi menjadi empat sessi. Pertama, Tes Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan kepesantrenan selama 60 menit. Kedua, Tes Potensi Akademik selama 70 menit.

Sesi ketiga adalah Tes Kemampuan Bidang Studi (120 menit). Untuk materi MIPA, tes mencakup: Matematika IPA, Fisika, Kimia, dan Biologi. Sedang untuk materi IPS, tes  mencakup: matematika IPS, ekonomi, sosiologi, dan geografi. Untuk materi keagamaan, tes mencakup: Fiqih, Tafsir, Hadits, Aqidah Akhlak, dan Sejarah Kebudayaan Islam.

Sedangkan sessi keempat adalah wawancara (150 menit). Sessi ini hanya dilakukan untuk peserta seleksi yang mengambil pilihan studi di UIN Malang.

Berikut jadwal tahapan seleksi PBSB tahun 2018:
  • Masa Pendaftaran (15 Maret – 15 April 20180; 
  • Verifikasi Data (16 – 30 April 2018); 
  • Pengumuman Tempat Seleksi (2 Mei 2018); 
  • Pelaksanaan Seleksi (14 – 18 Mei 2018); 
  • Penentuan Kelulusan (1 Juni 2018); dan 
  • Pengumuman Kelulusan (4 Juni 2018)
Info selengkapnya, download Juknis PBSB Tahun 2018 dan info lengkapnya di pbsb.ditpdpontren.kemenag.go.id dan ditpdpontren.kemenag.go.id.

sumber : https://kominfo.go.id/

Pengumunan Hasil Seleksi Beasiswa dan Non Beasiswa S1 Timur Tengah dari Kemenag 2017

By On Juni 15, 2017

pengumuman kelulusan s1 timur tengah 2017Bagi anda yang telah mendaftarkan diri untuk beasiswa S1 timur tengah dari Kemnetrian Agama tentunya berharap cemas apakah lulus atau tidak. baru-baru ini Kementerian Agama Republik Indoneisa, Direktorat Jenderal pendidikan Islam, Direktorat Pendidikan Tinggi Islam telah mengumumkan hasil seleksi Beaiswa dan non Beasiswa S1 Perguruan Tinggi Luar Negeri (Mesir, Sudan, Maroko dan Lebanon) tahun 2017.
Berikut ini Guru Madrasah sampaikan hasil dari seleksi tersebut yang kami ambil dari laman resmi Dirjen Pendis seperti dalam screen shoot dibawah ini :


Untuk lebih legkapnya mengenai hasil seleksi Beaiswa dan non Beasiswa S1 Perguruan Tinggi Luar Negeri (Mesir, Sudan, Maroko dan Lebanon) tahun 2017 ini dapat anda unduh pada tautan link berikut.

Download File :

Demikian informasi ini, semoga bermanfaat buat anda yang sedang mencari informasi ini.